Catatan Amatiran

Archive for the ‘2. Muamalah’ Category

Mudahnya Sulit

Posted by: purna on: Juni 7, 2009

Di suatu sore yang sejuk :
A: Nduk, aku wis bikin SIM
B: Oh ya?? <pasang expresi antusias>
A: Huuuuuu… sejak satu bulan lalu malah, makanya aku pengan banget di cegat polisi, Nanti kutunjukkan semua surat-suratku, LENGKAP!!! <dg mata nyala berbinar>
B: Jadi nggak kaya dulu ya bun, sekarang kalau kemana-mana nggak takut sama polisi?
A: IYYA NOOO…
B: Sepp, [...]

Perhatian

Posted by: purna on: April 20, 2009

Hati-hati dengan perhatian, jika berlebihan, menakutkan, jika tidak memperhatikan, disebut mengabaikan.
Konon dikatakan seorang yang berbadan pendek/kecil cenderung ambisius. Mengapa?? Karena mereka kurang diperhatikan. Kok bisa??
Misalnya pada saat orientasi, 150 muridbaru berkumpul di hadapan satu orang guru, pertama kali, secara alami sang guru akan lebih memperhatikan murid yang fisikly menonjol, yang tinggi, yang besar, yang lebih [...]

Komunikasi

Posted by: purna on: Februari 17, 2009

Telah sampai padaku, berita bahwa kita jangan mudah percaya dengan bahasa verbal manusia, khususnya orang Indonesia, apalagi suku Jawa dan Sunda (rasial ya?). Kebanyakan secara verbal, orang-orang ini sering menjenerikkan kata-katanya. Jadi tidak ngena, seperti tidak terus terang, tidak ”jujur” menyatakan kebenaran.
Sebagai contoh adalah: Jika seseorang secara tidak sengaja menginjak kaki orang lain,
Si penginjak berkata [...]

Bebas

Posted by: purna on: Desember 10, 2008

Du… kasian blogku, hav bin ignor for manths. Fe’giv mi ya blog. Ni aku lagi sibuk, jadi aku tak bisa begitu bebas mengunjungimu. Halah…
B.E.B.A.S.
Bebas asap rokok
=> artinya: bebas, tidak boleh ada yang merokok.
Bebas berpendapat
=> artinya: bebas, siapa saja boleh mengeluarkan pendapat.
Aneh, ya kan. Satu kata punya arti belawanan.
Beberapa tahun terakhir, bebas seperti sebuah idaman, sesuatu [...]

Bahasa

Posted by: purna on: Juni 14, 2008

#Preface# Suatu hari di ruang virtual:
X: … islam itu kaku
Y: gak!!! islam gak kaku
Z: kata siapa islam kaku?
Z: kalo ga ngerti ga usah bicara
X: … harus terima bahwa Islam itu memang sebuah sistem yang kaku, perintah shalat itu kaku kok, jadi kalian itu dipaksa buat sholat
Z: ga dipaksa, islam itu tidak memaksa
X: ya islam itu [...]