Catatan Amatiran

Managing Office Life

Posted by: purna on: September 25, 2007

Bekerja di kantor bisa jadi adalah hal yang sangat tidak menyenangkan. Aku pernah mengalami itu. Tertekan, pekerjaan nggak habis-habis, waktu 12 jam sehari rasanya nggak cukup untuk menyelesaikan tugas.
Bahkan fasilitas IE bukannya menghibur malah memperkeruh suasana, bagaimana tidak, La kalau online pengennya browsing, chatting. Tapi kalau tanggungan masih banyak, mau maksain chatting ya kebangetan.
Wal hasil, nggak konsen kerja, jadi kerjaan bukannya terselesaikan tapi tambah numpuk. Pfff….

Memang paling enak menjadi pengusaha, tidak digaji tapi menggaji, tidak diatur tapi mengatur. Mau kerja kapan saja bisa sesuka hati lah pokoknya…( lha kalau begitu, pa nggak usahanya bangkrut ya… ) Tapi kalau mampunya masih jadi orang gajian, mau nggak mau ya ikuti aturan.

Nah, ndilalah waktu lagi kritis begitu, di kantor adain trening, tentang Managing your office life. Lumayan kan pas butuh pas ada. Lha… pas-pasan…

Training dari HRD di moderatori ibu Fauziah zulfitri, yang disampaikan itu kurang lebih begini :
Kalau kita dah kwalahan + nggak nyaman dengan kerjaan di kantor, sebaiknya kita evaluasi 3 hal berikut :

1. Memanage Task
2. Memanaga Waktu
3. Memanage Diri Sendiri

Point satu >> Management Task.

Adalah kita musti cerdas mengelola dokumen. Ya file-file apa saja, musti di letakkan secara sistematis, disusun rapi, file yang penting, yang setiap hari dipakai di letakkan diatas meja, yang lainnya di laci, dan jangan biasakan menyimpan clutter / file-file nggak penting.
Soft copi juga gitu, di kelompok-kelompokkan, dan disimpan di folder-folder dengan sistematis, jadi waktu kita butuhkan data itu, nggak kerepotan nyari.

>Point dua >> Memanage Waktu

Kata bu mentor, seberapapun baiknya hasil kerja kita kalau selesainnya melewati deadline, akan memberi kesan kita tidak kompeten.
Ya memang kita nggak bisa mengatur waktu, memperlambat atau membercepat watu itu nggak bisa. Jadi kita yang mesti pinter pinter memprioritaskan mana kerjaan yang musti dikerjakan duluan, mana yang belakangan, mana yang pending dsb.

Point tiga >> Manage your self
Kata ibu mentor, point terakhir musti diperhatikan baik baik. Point ini nggak kalah penting dari dua point sebelumnya,

    YOU WERE RECRUTED BY YOUR SKILL AND DISMISSED BY ATTITUDE

Di point ini di jelaskan bgaimana seharusnya kita bersikap, berbahasa tubuh, berpenampilan, dan ber…. Ber yang lain.

Tips nya antara lain begini :

• Well Dressed & Well Groomed
Menjaga penampilan >> nggak perlu mahal, yang penting bersih dan rapi.

Seorang yang bersih dan rapi akan lebih dihargai daripada selainnya. Seorang yang bersih dan rapi akan meningkatkan kepercayaan dirinya, jadi langsung atau tidak langsung menjadi bersih dan rapi dapat meningkatkan poduktifitas dan kualitas kerja

    FACT
    Handsome people get along better with other people.
    Handsome people have to work less hard to get on
    If you can’t be handsome, at least be Attractive


Komunikasi
- Berhati-hati dalam berbirara, Melatih “bahasa tubuh” , Menjadi “Good Listener”
- Jangan bergosip

Gossip = Kurang kerjaan + Terjerumus ke dalam Office Politics,
- Do NOT Complain
mengeluh terus menerus, orang akan sebal pada Anda
Mengeluh dan komplain = image yang buruk
Banyak mengeluh = banyak membuang waktu +Membuat Anda tidak menarik
- Stand Up for Others
Selalulah mencari hal yang baik dan positifdari orang lain untuk dibicarakan Jadilah orang yang supportif in right, Bila memang pantas pujilah orang lain dengan tulus, pujian dengan kalimat sederhana tidak berlebihan.

Tunjukkan integritas diri

- Tepati Janji Anda
- Be proffesional
- Jangan pernah terlihat PANIK
- Bersemangat dan mau belajar

Tunjukkan Anda Enjoy Bekerja
Tunjukkan sikap yang baik dan positif bahkan pada saat Anda marah, selalu berpikir positif dan energik.
Menetapkan stander pribadi dan menepatinya. Selalu Melihat berbagai situasi dari berbagai sudut pandang, berpandangan luas dan tidak picik. Mengerti kondisi manajemen/perusahaan manager/leader, memahan berbagai keputusan mereka dengan sudut pandang positif.

Tiga point diatas, setidaknya akan emebuat anda bekerja lebih efektif, tidak banyak waktu terbuang ( jadi ada waktu untuk chatting ya :D )
Bekerja Efektif –> Hasil kerja optimal –> Produktifitas anda maksimal –> Target pekerjaan tercapai
Bila semuanya berjalan lancer, dan hubungan dengan rekan kerja baik tentu akan membuat anda nyaman, dan tentram bekerja di kantor.

Selesaiiii………………………………

Ya begitu kira-kira yang disampaikan ibu trainer, meski sederhana tapi lumayan, bagaimanapun ini ilmu kan ….
Ambil baiknya, buang jeleknya, begitu saja.

Be wise be nise…
Salam sukses untuk semua… Cheer…

3 Tanggapan ke "Managing Office Life"

FACT
Handsome people get along better with other people.
Handsome people have to work less hard to get on
———————————
aku jadi tersinggung :D

btw, caranya menjadi good listener gimana? soalnya kadang males ndengerin orang yang ngomongnya berulang2 dan itu2 terus. Begitu juga ndengerin presentasi, klo ga menarik jadinya ngantuk… Gimana tips2-nya?

@purna
1. “aku jadi tersinggung” >> Alahhh…

2. Tips menjadi good listener
pertama >> Anda musti ngerti, rasanya orang bicara, tapi nggak didengarkan ( waktu kecil, kalau ibuku bicara terus aku nggak mau dengar, biasanya aku dicubit ).

Kedua >> orang mau berbicara pada anda, itu berarti dia/ mereka percaya pada anda ( Orang yang dikasi kepercayaan tapi mengabaikan itukan kaya pejabat yg korupsi, lah… jare anti korupsi, pajak aja takut dikorupsi :P )

ketiga >> kalau memang anda benar-benar malas mendengarkan, sebaiknya anda menghindar sebelum “dia” sempat bicara.

keempat >> kalau “dia” sudah terlanjur bicara, dan yang dibicarakan gosip…., ( waduh ini saya nggak tau, saya juga sering terjebak dalam gosip soalnya :D ) palingan nyelimur, atau kalau ada orang lain yang ikut nimbrung biasanya tak tinggal lari…

Waktu ada presentasi terus ngantuk >> ciri – ciri bukan good listener ( ayo baca lagi tipsnya :D )
sedikit banyak dalam presentasi kan ada ilmunya. Ilmu… Ilmu… lagipula nggak semua orang punya kesempatan ikut presentasi itu, coba saya mau ikut dengerin presentasi di perusahaan sampean. Pasti nggak boleh to…

Tinggalkan Balasan